Postingan

Favorit

Cerita Inspiratif : Ada Cinta di Air Terjun Pelangi

Gambar
Sumber gambar; dokumen pribadi by Canva Alkisah di negeri atas  awan hiduplah seorang raja yang sangat bijaksana bernama Raja Theo dan Ratu Katarin. Mereka dikaruniai tujuh puteri. Tujuh bidadari bersaudara itu dikenal karena kecantikan mereka yang tiada tara. Namun sangat disayangkan, kecantikan itu berbanding terbalik dengan sikap dan hati mereka yang sering dipenuhi amarah. Mereka selalu bertengkar, bahkan hanya karena hal-hal sepele. Akhirnya Sang Raja  dan Ratu  murka. Sang Raja menghukum mereka dan menyuruh mereka untuk turun ke mayapada. "Kalian dilarang kembali sebelum belajar arti kebersamaan dan cinta sejati!" titah Sang Raja Theo. Tujuh bidadari itu dikirim ke bumi, tepatnya ke sebuah danau yang dikelilingi hutan lebat dan dihiasi air terjun tinggi. Tempat itu dulunya indah, namun kini dipenuhi lumut, bebatuan licin, dan airnya keruh. Banyak sampah yang disebabkan oleh ulah manusia yang datang ke air terjun itu. "Kalian harus mengembalikan  keindahan, ke...

Air Mata Belantara (Bagian 2)

Gambar
  Mentari menyelinap dari sela- sela bilik bambu dan menyilaukan netraku. Aku mengedarkan pandanganku ke seluruh ruangan yang mulai terang. Berbeda dengan semalam yang gelap gulita tanpa cahaya oenerangan. Aku melihat Pras masih setia berada di sampingku dan Tejo terlelap di depanku. Perutku mulai terasa perih. Ada bunyi aneh berasal dari sana. Semalaman kami dikurung tanpa diberi makan dan minum. Pantas saja lambungku menuntut. "Kamu sudah bangun, Kin?" Suara Pras terdengar tak jauh dari telingaku. Rupanya aku tertidur seraya bersandar di bahu Pras.  Pantas saja suaranya sangat dekat. "Maaf, aku tidur di bahumu, Pras. Pasti kamu  terganggu dan tak nyaman ya," ujarku sambil memperbaiki posisi dudukku "Tak apa- apa, Kin. Melihatmu dalam keadaan baik- baik saja sudah cukup membuatku senang," jawab Pras sambil membentuk  kedua  jarinya menjadi bentuk love. "Kamu ini sempat- sempatnya  menggombal dalam kondisi begini," ujarku sambil menah...

Air Mata Belantara (bagian 1)

Gambar
      Perjalanan  Nina Sulistiati Kita harus hati- hati menyisir hulu sungai." Pras berbicara sambil menepiskan ranting- ranting pohon di depannya. "Kamu masih kuat, Kin?" tanya Pras sambil melirik ke arahku. Aku hanya menganggukkan kepala pelan. Perjalanan menuju Gunung Pangrango cukup sulit. Aku, Bimo, Reina, Tejo dan Pras sengaja merencanakan untuk  menjelajah jalur baru. Kami membutuhkan tenaga ekstra karena melalui jalur baru yang tidak biasa. Di hutan bagian barat ada aliran sungai yang sangat jernih airnya.  Suara gemericik airnya terdengar dari tempat kami berada. "Tunggu! Kalian dengar sesuatu," ujar Bimo sambil menahan langkahnya. Aku dan yang lainnya ikut berhenti  sambil memasang telinga. "Ada suara langkah kaki," ujarku berbisik. "Iya, ada beberapa langkah." Tejo menambahkan seraya menunjuk ke arah barat. "Mungkin ada penduduk yang mencari kayu bakar," timpal Reina. "Masa sih di tengah hutan begi...

Pameran Literasi dan Membaca Bersama Siswa

Gambar
Gambar
  Ode Buat Bunda Oleh Nina Sulistiati Kini kurangkaikan kisah tentangmu tentang tebaran kasih tak berbatas darimu tentang asa membalut rasaku tentang rindu yang mengganggu kalbu Senyum lembut mu meyembunyikan lara dendang ria menutupi duka lara shalawat dan doa menghadirkan pinta memohon bahagia kepada Sang Maha Berpunya   Bagiku, kau adalah sinar mentari yang menyinari di setiap langkah hidupku Bagiku, kau adalah rembulan yang memberikan cahaya terang dalam gelapnya malam Untaian melati ini untukmu harumnya semerbak menyebar di angkasa sepertimu, senantiasa menghiasi kalbuku dengan cinta dan kasih tiada terkira Kau terus melangkah meski penuh darah dan nanah onak tertancap di setiap kisah tak pernah kau hiraukan Hadirmu senantiasa memberikan nur dalam gelapnya hatiku Rinduku padamu tak akan pernah usai dikalang waktu Cibadak, 8 Desember 2021

Mari Berpantun

 A. Pengertian Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), pantun adalah bentuk puisi Indonesia (Melayu), tiap bait biasanya terdiri atas empat baris yang bersajak (a-b-a-b). Pantun adalah karya sastra lama yang tiap baitnya terdiri dari empat bait. Bait satu dan 2 merupakan sampiran.  Sampiran  adalah bagian awal  pantun  yang terletak  pada  baris 1 dan 2.  Sampiran  berfungsi untuk membentuk rima. Umumnya,  sampiran  tidak memiliki hubungan dengan isi  pantun .  Bait dua dan empat merupakan isi. Herman Waluyo Pantun adalah jenis puisi melayu yang asli dan sudah lama mengakar dalam budaya masyarakat. Kaswan dan Rita Pantun merupakan satu di antara jenis puisi melayu di mana dalam satu baitnya terdiri dari empat larik dan mempunyai sajak a-b-a-b. Untuk larik pertama dan kedua diberi nama sampiran, sedangkan larik ketiga dan keempat dinamakan isi. Alisyahbana Pantun adalah satu di antara jenis puisi lama yang dikenal...

Antologi Merenda Kisah Sang Pencerah

Gambar