Ode Buat Bunda Oleh Nina Sulistiati Kini kurangkaikan kisah tentangmu tentang tebaran kasih tak berbatas darimu tentang asa membalut rasaku tentang rindu yang mengganggu kalbu Senyum lembut mu meyembunyikan lara dendang ria menutupi duka lara shalawat dan doa menghadirkan pinta memohon bahagia kepada Sang Maha Berpunya Bagiku, kau adalah sinar mentari yang menyinari di setiap langkah hidupku Bagiku, kau adalah rembulan yang memberikan cahaya terang dalam gelapnya malam Untaian melati ini untukmu harumnya semerbak menyebar di angkasa sepertimu, senantiasa menghiasi kalbuku dengan cinta dan kasih tiada terkira Kau terus melangkah meski penuh darah dan nanah onak tertancap di setiap kisah tak pernah kau hiraukan Hadirmu senantiasa memberikan nur dalam gelapnya hatiku Rinduku padamu tak akan pernah usai dikalang waktu Cibadak, 8 Desember 2021
Favorit
Mari Berpantun
By Nina Sulistiati
Nina Sulistiati
A. Pengertian Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), pantun adalah bentuk puisi Indonesia (Melayu), tiap bait biasanya terdiri atas empat baris yang bersajak (a-b-a-b). Pantun adalah karya sastra lama yang tiap baitnya terdiri dari empat bait. Bait satu dan 2 merupakan sampiran. Sampiran adalah bagian awal pantun yang terletak pada baris 1 dan 2. Sampiran berfungsi untuk membentuk rima. Umumnya, sampiran tidak memiliki hubungan dengan isi pantun . Bait dua dan empat merupakan isi. Herman Waluyo Pantun adalah jenis puisi melayu yang asli dan sudah lama mengakar dalam budaya masyarakat. Kaswan dan Rita Pantun merupakan satu di antara jenis puisi melayu di mana dalam satu baitnya terdiri dari empat larik dan mempunyai sajak a-b-a-b. Untuk larik pertama dan kedua diberi nama sampiran, sedangkan larik ketiga dan keempat dinamakan isi. Alisyahbana Pantun adalah satu di antara jenis puisi lama yang dikenal...
Pameran Literasi dan Membaca Bersama Siswa
By Nina Sulistiati
Nina Sulistiati
Komentar
Posting Komentar